31.2 C
Jakarta
June 11, 2021
Bencana

311 Bangunan Rusak 210 Jiwa Mengungsi, Akibat Banjir Bandang Cicurug Sukabumi

Pemerintah Kabupaten Sukabumi merilis update data terbaru akibat dari banjir bandang wilayah utara (Cicurug, Parungkuda dan Cidahu), pada Selasa (22/9/2020) Pagi. Dari data yang dikumpulkan ada 311 bangunan terdampak rusak berat dan ringan yang di terjang banjir bandang dan kebanyakan adalah rumah tinggal, sejumlah jembatan putus, puluhan warga luka-luka, 2 orang meninggal dan 1 masih dalam pencarian.

Dalam rilisannya, Pemkab menyebut ada 12 desa di tiga kecamatan yang terdampak banjir bandang pada senin (21/09/2020) sore. ada dua sungai utama yang meluap yaitu citarik dan cipeuncit yang menimbulkan banjir bandang setinggi -+5 meter di sejumlah lokasi terdampak parah.

Menurut laporan Wilayah yang terdampak paling parah yaitu Kampung Cibuntu Desa Pasawahan, ada sekitar 200 rumah terendam, dan 210 kepala keluarga terdampak dan harus mengungsi. Dua warga dilaporkan hanyut, dan 20 lainnya luka-luka.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Cibuntu Cicurug, Rumah Jebol Mobil Hanyut

Di Kampung Cipari Desa Cisaat Kecamatan Cicurug ada sekitar 40 rumah terendam, 40 kepala keluarga atau 120 jiwa terdampak. Disini dilaporkan ada kendaraan roda dua dan empat yang hanyut diterjang banjir bandang.

Kampung Nyangkowek Desa Mekarsari, kurang lebih ada 10 unit rumah terendam 40 jiwa terdampak. Kampung Lio sekitar 30 rumah terendam. 

di Perumahan Setia Budi Desa Bangbayang terdapat 5 unit rumah terendam,15 Jiwa terdampak.

Kampung Aspol Kelurahan Cicurug ada 4 rumah warga terbawa hanyut.16 jiwa harus mengungsi. Hasim (60 tahun) warga yang sempat hilang dan sudah ditemukan selama pagi ini dalam kondisi meninggal dunia.

Banjir bandang ini juga menerjang sejumlah desa di Kecamatan Parungkuda. Di Desa Langensari Kampung Bojong Astana dilaporkan 4 rumah dan 1 mushola terendam, jembatan penghubung lingkungan terputus.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Cibuntu Cicurug, Rumah Jebol Mobil Hanyut

Desa Kompa Kampung Bantar: 2 rumah dan 1 mushola terendam, jembatan penghubung lingkungan terputus penghubung 3 kecamatan, Parungkuda, Bojonggenteng dan Cidahu.

Laporan sementara dampak banjir bandang di Kecamatan Cidahu. Desa Babakanpari Kampung Bojong Astana 4 rumah terendam. Desa Podokkaso Tengah Kampung Bantar ada 9 rumah yang terendam dan 3 jembatan penghubung desa rusak berat (RB)

Desa Podokkaso Tonggoh ada 1 unit jembatan penghubung desa rusak berat (RB).  Desa Jayabakti Kampung Cibojong ada 1 rumah rusak berat (RB), 1 rumah rusak sedang (RS) dan jembatan penghubung desa terputus.

Desa Cidahu ada 1 rumah rusak sedang (RS), TPT Jebol dan jembatan penghubung desa rusak berat (RB).

Posko pengungsi baru dibangun di 1 titik yaitu di masjid Kampung Cibuntu Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug dimana lokasi ini merupakan lokasi dengan kerusakan terbanyak akibat di terjang banjir bandang ini. Rencananya pengungsian di lokasi tersebut akan dipusatkan di area parkir PT Hoya di Kampung Cibuntu Desa Pasawahan.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Cibuntu Cicurug, Rumah Jebol Mobil Hanyut

Sumber : opinirakyat.com

Reporter:Siti Rahayu
Editor:Fitrah Ramdan
Email Redaksi:redaksi@opinirakyat.com

Related posts

Banjir Bandang Terjang Cibuntu Cicurug, Rumah Jebol Mobil Hanyut

fitrahnueta

Tinggalkan kometar